Monday, March 27, 2006

Peoplefucker!

Kenapa aku selalu punya pikiran yang berbeda dari orang lain? Karena aku adalah aku, aku bukan orang lain, dan orang lain adalah orang lain. Aku punya caraku, kebiasaanku, keinginanku, kesukaanku, dan segala sesuatu yang tidak boleh diatur orang lain. Ini tentang aku, orang lain tidak boleh ikut campur.
Tapi apa dayaku? Banyak sekali orang lain di dekatku. Mereka mengaturku, melarangku, dan menyetirku. Aku tidak suka itu. Tapi aku tidak bisa berbuat apa-apa untuk menghadapi manusia yang lain.
Perang sosial. Antara masyarakat dan pikiranku. Kalau saja aku lahir di New York atau Moscow, pasti aku bisa dengan bebas melakukan apa yang ingin dan suka aku lakukan. Tapi aku di sini. Tidak mungkin aku bisa mengekspresikan segala jiwaku.

* * *

Ada seorang cowok. Ada dua orang cowok. Ada beberapa cowok. Aku suka berada di antara cowok. Cowok memberikan banyak kesenangan. Mereka bisa menghargai perkataanku, mereka menghiburku, dan mereka menyenangkanku. Bisa bersentuhan dengan mereka sangat tak terhingga rasanya. Bisa berbagi rasa dengan mereka membuat dadaku benar-benar lega.
Orang bilang aku tidak boleh terlalu dekat dengan cowok. Memang kenapa? Apakah cowok adalah makhluk yang benar-benar berbahaya? Kalau memang seperti itu, berarti cowok bukanlah manusia? Aneh. Aku melihat cowok itu sama persis dengan cewek. Cowok dan cewek sama-sama punya pikiran, akal, hati, dan perasaan. Jadi kenapa cewek harus menjaga jarak dengan cowok padahal kami sama-sama manusia? Kasihan cowok.
Inilah. Sulit. Aku hanya bisa menyimpan pertanyaan dan pernyataan itu di pikiranku. Kalau aku mengungkapkannya, aku akan berhadapan dengan masyarakat. Aku tak sanggup. Jadilah aku yang hanya bisa mengikuti kata oarang, dengan jati diri yang terenggut.

Saturday, March 18, 2006

PROSES

Apa yang kau lakukan di sana?!
Pergi!
Jangan ganggu kami!

Mengapa kau masih di sana?
Pergi!
Kami ingin sendiri

Kau ada di sana lagi?!
Sedang apa?
Pergilah sekarang!

Kau suka ke sana?
Apa yang kau lakukan?
Adakah yang bisa kami bantu?

Kau di sana lagi
Kenapa kau bicara denganku?
Aku tidak tahu kamu

Lagi-lagi kau di sana
Bicara lagi denganku
Aku sedikit tahu

Kau di sana terus
Kau bicara lagi
aku sekarang tahu

Kau tak ada di sana
Aku mencarimu
Kau tidak ketemu

Kau di mana sih?
Tidak muncul-muncul
Aku menunggumu

Kau belum ke sana
Aku semakin tak sabar
Aku merindukanmu

Aku mengundangmu
Kau pun tahu
Dan kita bertemu

Aku bahagia

Wednesday, March 15, 2006

State of Mind

Asem
!
Jiasik
!
Celes
!
Jamput
!
Kepong
!
Celeng
!
Asu
!
Jancok
!
Suck
!
Damn
!
Goddamn
!
Shit
!
Bitch
!
Motherfucker
!
Fuck Off
!

Monday, March 13, 2006

Fate

On that sunny day, I walked on a silence narrow street. I saw a drunk man. He hit a weak man again and again. The weak man try to release himself from the drunk man, but the drunk man is too strong, too angry, and too insane.
I watched them fighting. I wondered why they do that. I knew exactly, the weak man didn't want to be killed. Finally, I saw the weak man fell without any power. He died. The drunk man killed him.
I was really sorry to watch that. Why did the weak man have to die?
I approached the drunk man. "What do you want?" He said. And I said, "Why did you kill the one who doesn't want to die?"
"What's your problem?!" He screamed angrily.
"I don't think you need to kill the obe who doesn't want to die."
"Get away from here!"
"He didn't want, but I want."
"So you want to die, huh?!"
"Yes. And why didn't you kill me?"
"Good idea! I'll kill you, so that no one knows I murdered." And then, he put out his killing-knife and came closer to me.
His knife almost reached me, but suddenly he fell. I saw a secret agent of police stood behind him with a smoked gun.
"Are you alright?" The police asked me.
"No, I am not."

Lifestyle of The Bitch and Flirt

Aku.
Teman-temanku bilang aku ini berlebihan. Tapi inilah aku. Aku suka dengan apa yang aku lakukan. Aku tak peduli dengan mereka.
Tapi bagaimana aku bisa?
Kalau aku tak mempedulikan mereka, aku pasti ditinggalkan.
Atau ditindas.
Menyesakkan sekali kalau tak bisa menjadi diri sendiri.

Kalau kau, apa pendapatmu tentang cewek yang 'flirty' atau 'bitchy'?

Menurutku, selama aku tahu apa yang aku lakukan, aku pasti selamat.
Aku tahu aku berada di mana. Aku tahu di mana batasnya.

Terserah orang mau jadi bitchy, flirty, naughty, atau yang lainnya. Mereka tahu kenapa mereka seperti itu.
Tidak.
Mereka tidak seburuk seperti yang dipikirkan orang.
Nggak, mereka nggak kayak yang kamu kira.

Sunday, March 12, 2006

H E L L

Oh, God I enter the hell

Faces are faded
Eyes are blinded
I am happy
We are happy

Oh, God I enter the hell

The door's battered down
The cave is pressed
I am happy
We are happy

Oh, God I enter the hell

I am thirsty
We are hungry
Quench them all bravely
With our insanity

Thursday, March 09, 2006

Today's Disaster

What the hell is going today?!
It's suck!!!
Is it truly disaster or is it just a paranoid of everything?
Oh my God, I don't understand myself.
I hate myself
I hate it.
I hate her.
I hate her.
I hate her.
I love him.
I need him.
I need him

Adam dan Hawa, dan Manusia

Banyak manusia menyalahkan Adam dan Hawa atas eksistensi manusia di dunia ini. Jika saja Adam dan Hawa yang dahulu tinggal di surga tidak melanggar perintah Tuhan untuk menjauhi buah terlarang, mungkin saat ini manusia menikmati suatu kehidupan yang nyaman dan damai di surga.
Sekarang, kehidupan yang indah dan damai di surga hanya menjadi khayalan termuluk manusia. Adam dan hawa telah mendengarkan bisikan setan, dan memakan buah terlarang itu. Akibatnya, datanglah badai besar yang melemparkan Adam dan Hawa ke dunia ini, sehingga manusia hanya bisa memikirkan kemungkinan kembalinya diri mereka ke surga.

* * *

Saat itu Adam dan Hawa mendengar bisikan-bisikan indah dari para setan dan iblis untuk memakan buah terlarang. Adam dan Hawa berusaha sekuat tenaga untuk tidak menghiraukan bisikan itu. Tapi semakin mereka berusaha menghindar, semakin kuat bisikan itu, dan semakin provokatif pula suara setab dan iblis itu. Adam dan Hawa semakin risih mendengarnya. mereka berpegangan tangan dan meneguhkan hati untuk tidak mendekati buah terlarang itu.

"Tidak. kami tidak akan mendekatinya."

Para setan dan iblis tidak berhenti sampai di situ. Dan Adam dan Hawa semakin erat berpegangan tangan.

"TIDAK.KAMI TIDAK AKAN MEDEKATINYA."

Setan dan iblis terus membisikan rayuan-rayuan superprovokatif untuk membuat Adam dan Hawa memakan buah terlarang.

"TIDAK! KAMI TIDAK AKAN MEDEKATINYA!"

Akhirnya para iblis dan setan menyerah. Mereka bersujud kepada Adam dan Hawa karena kekalahan mereka terhadap keteguhan Adam dan Hawa dalam menjalankan perintah Tuhan.

Waktu demi waktu berlalu. Surga semakin sesak dengan anak cucu Adam. Dan mereka terus bertambah. Mereka hidup dalam kedamaian, ketentraman, kenyamanan, dan kenikmatan luar biasa di surga.

Anak cucu Adam hanya tahu ada dua dunia, surga dan neraka. Surga yang menjadi markas besar manusia, dan neraka yang merupakan tempat khusus untuk setan. Manusia tidak perlu khawatir dengan kemungkinan mereka akan di kirim ke neraka karena neraka bukan tempat untuk manusia.


Manusia tidak perlu takut akan neraka.

Manusia tidak perlu takut berbuat salah.

Manusia semakin manja ke pada Tuhan, dan seiring dengan itu, manusia semakin meremehkan Tuhan.

Pada akhirnya, manusia melupakan keberadaan Tuhan.

* * *

Adan dan hawa terpental ke dunia setelah memkan buah terlarang. Mereka terpisah beribu-ribu kilo meter ketika jatuh ke dunia. Namun dengan perjuangan keras dan berat serta memakan waktu yang lama, akhirnya mereka bersatu kembali.

Adam dan Hawa menjadi manusia pertama di dunia ini. Mereka menjadi pioner peradaban manusia di muka Bumi.

Semakin hari anak cucu adam semakin banyak untuk menyesaki bumi. Dan Adam dan Hawa tidak cukup mampu untuk mengendalikan hidup anak cucunya agar sesuai dengan keinginan Tuhan.

Tuhan, dengan segala rasa kasih sayangnya, menurunkan wahyu kepada utusan-utusanNya utnuk disampaikan kepada manusia agar manusia selalu ingat kepada sang penguasa jagad raya, dan pada akhirnya kembali ke surga.

Tuesday, March 07, 2006

My Hell

Here is my hell. Get outta here or you will be on my mind!